Ikan Mas Goreng Cobek


Ini bukan promosi mengenai rumah makan, karena saya tidak memperoleh imbalan sepeser pun dari rumah makan — yang mau tak mau — akan saya sebutkan nama dan alamatnya. Ini hanya sekedar berbagi pengalaman dengan sesama penggemar ikan mas, terutama penggemar fanatik yang rajin “berburu” ikan mas (yang telah dimasak tentunya).

Ikan mas, yang bahasa latinnya: Cyorinus carpio, itu merupakan ikan air tawar terindah bentuknya, dan terlezat dagingnya. Namun penggemar masakan ikan mas, tidak sebanyak penggemar masakan ikan gurame. Padahal rasa ikan gurame tidak selezat ikan mas. Ikan gurame baru bisa dilahap dengan nikmat bila dilumuri berbagai macam bumbu. Itu pun hasilnya tetap tidak seenak ikan mas.

Ikan mas di kolam (www.allposters.com)

Sedangkan ikan mas, cukup dikasih garam sekedarnya, sedikit jeruk nipis atau asem jawa, lebih asyik lagi kalau direndam sebentar di air perasan kunyit, lalu digoreng dalam keadaan masih segar. Setelah itu … wah rasanya, mengalahkan rasa ikan gurame yang sudah dimacem-macemin.

Sebagai penggemar masakan ikan mas, saya telah berburu hidangan ini ke hampir seluruh penjuru negeri (nggak juga sih, paling-paling di sekitar Jakarta dan Jawa Barat). Setelah melalui perburuan yang (tidak) melelahkan itu, saya berkesimpulan bahwa masakan ikan mas paling enak yang pernah saya temukan, hanyalah masakan ikan mas hasil olahan nenek saya, yang pernah tinggal di lereng Gunung Cakrabuana, Malangbong, Garut. Tetapi nenek saya sudah lama berpulang ke alam baqa. Saya pun kehilangan masakan ikan mas yang paling gurih itu.

Sepeninggal almarhumah nenek saya yang sangat dicintai kakek saya itu, saya melanjutkan perburuan untuk mencari masakan ikan mas yang bisa menandingi hasil olahan nenek. Setelah sekian lama akhirnya saya temukan juga masakan ikan mas yang sangat lezat. Nama menunya: Ikan Mas Goreng Cobek, di rumah makan (terpaksa saya sebutkan) Panyawangan.

Ikan Mas Goreng Cobek.

Rumah makan yang terletak di kawasan Jl. Ir. H. Djuanda, Dago, Bandung ini, menawarkan menu masakan ikan mas yang sangat mengesankan (setidaknya bagi saya). Ikan mas segar yang digoreng dengan bumbu secukupnya, lalu dihidangkan dengan ulekan cabe merah. Hidangan ini merupakan salah satu ciri khas rumah makan Panyawangan, sekaligus ciri khas kota kembang. Saya sering berkunjung ke rumah makan ini sekedar untuk melahap ikan mas goreng cobek.

Dihidangkan dengan nasi beras merah.

Kokinya cukup ahli dalam mengelola hidangan ikan mas. Ikan air tawar jenis ini, akan lebih terasa gurihnya, jika digoreng tanpa dibelah. Syarat lainnya, ikan mas itu harus benar-benar segar, baru diangkat dalam keadaan hidup di air. Jangan disimpan dulu di dalam kulkas atau freezer. Nah itu pula yang dilakukan koki rumah makan ini.

Saya tidak pernah bertanya kepada pengelola restoran, bumbu apa saja yang mereka gunakan untuk menggoreng ikan mas pilihan mereka. Namun tampaknya tidak terlalu jauh berbeda dengan bumbu yang biasa digunakan nenek saya. Garam secukupnya, sedikit jeruk nipis atau asem jawa. Sayangnya, saya tidak melihat bekas rendaman air kunyit parutan. Tak apalah. Yang penting enak.

Sebenarnya, ada satu rumah makan lagi yang hidangan ikan masnya cukup gurih dan lezat. Rumah makan ini terletak di pusat kota Jakarta. Berbeda dengan rumah makan Panyawangan yang menjual cita rasa Sunda, rumah makan di Ibu Kota itu menghidangkan masakan ikan mas dengan cita rasa Manado. Tapi lain kali saja ceritanya. Tidak apa-apa kan?

Billy Soemawisastra.

About these ads

6 thoughts on “Ikan Mas Goreng Cobek

  1. bang billy,

    hanya ada satu trauma yang membekap saya sampai detik ini: ikan mas. he..he…durinya pernah nyangkut di kerongkongan. dan, itu cukup untuk membuat saya memilih gurame.

  2. Kalau begitu, Anda termasuk orang yang tidak menyukai tantangan. Makan ikan mas itu penuh dengan tantangan lho. Tantangan terbesarnya, ya seperti yang pernah Anda alami itu: berjuang mengalahkan duri-duri halus yang tersebar di sekujur tubuh ikan mas. Lama-kelamaan, kalau Anda sudah terbiasa mengkonsumsi ikan mas, duri-duri itu bisa menjadi sahabat kita. Artinya, kita akan menemukan trik khusus mengelola duri ikan mas. Dan, itu mengasyikkan. Coba deh sekali lagi makan ikan mas dengan penuh penghayatan. He he he …

  3. Kalau abang penggemar ikan mas di ciganjur jakarta selatan ada warung nasi betawi depan jalan timbul (pom bensin) yang menyajikan ikan mas goreng dan sayur asem. rasanya boleh diadu tuch ama yang lain…

  4. Saya juga suka makan ikan mas goreng.
    Selain ikan mas yang di goreng, Saya juga sangat menyukai ikan gurame goreng. Kalau untuk di jadikan ikan peliharaan, Saya sangat menggemari Arwana karna bagi saya It is very pretty. Thank’s God. Saya bisa melihat beberapa keindahan arwana di dunia. Ketika mata saya memandang seekor arwana yang indah, hati saya langsung memuji Tuhan, Sang Pencipta

  5. saya dari subang jawa barat berprofesi sebagai seorang peternak dan pembudidaya berbagai macam ikan konsumsi air tawar seperti ikan mas, nila merah (monosex), nila hitam jenis gesit dan way way (monosex), Gurame, patin, lele jenis sangkuriang, dalam berbagai ukuran dan sudah berpengalaman untuk pengiriman keluar jawa.
    saya ingin mencoba memasarkan produk saya ke kalimantan jika ada diantara pembaca yang tertarik untuk membeli produk kami dapat menghubungi nomor 081312417419 (hidayat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s